Selasa, 30 Mei 2017






Mahasiswa Harus Berpikir Multidisiplin Mulai Wirausaha

(republika.co.id) Jakarta - Universitas Prasetiya Mulya mendorong mahasiswa untuk berpikir multidisiplin untuk memulai berwirausaha.

"Dengan berpikir multidisciplinary, ide yang dihasilkan akan menjadi lebih menarik," kata Dosen Pemasaran Universitas Prasetiya Mulya, Fredy Utama saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (16/3).

Menurutnya, terdapat bermaca upaya untuk mendorong mahasiswa untuk berwirausaha, seperti, mulai project di kelas, project tugas akhir, kompetisi sampai event yang mempertemukan bisnis mahasiswa dengan investor. Ia berujar Prasetiya Mulya berupaya membangun ekosistem bisnis yang bisa memudahkan mahasiswa dalam mengembangkan semangat entrepreneurship.

Pun, menurut Fredy, banyak hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan ide-ide berwirausaha pada mahasiswa. Ia memerinci, idea generation yang menjadi favoritnya, yakni menempatkan diri di sisi konsumen. Kemudian, mencoba berpikir dari sisi lainnya.

"Kalau selama ini hanya melihat dari sisi bisnis, coba lihat dari sisi lingkungan, dari sisi sosial. Ada yang pernah bilang Ayo berpikir inside of box, ada juga yang bilang berpikir out of box, pernahkah kita berpikir tanpa adanya box," tutur Fredy.

Ia menilai, peran waralaba dari segi strategy bisa terancam dengan beberapa kemudahan yang ditawarkan dengan digital atau daring. Menurutnya, kehadiran teknologi digital telah mengubah beberapa cara melakukan bisnis.

Pun, Fredy menyebut, modal tidak lagi menjadi masalah dalam memulai berwirausaha. Ia meyakini yang perlu diubah, yakni mindset tentang pengertian modal.

Ia mencontohkan, untuk product development ada namanya minimum viable product (MVP). Misalnya, apabila mau membuat e-commerce, membangun full e-commerce akan sangat mahal. Kenapa tidak memulainya dari satu halaman bootstrap yang menjelaskan produk, cara membeli, cara membayar.

Secara perlahan, mereka dapat melengkapi atau menyempurnakan. "Jika bisnis model jelas, revenue stream jelas, bisnis awal sudah berjalan, investor akan datang," jelasnya.

Diupload oleh : ra (-) | Kategori: Berita Koran Pendidikan | Tanggal: 17-03-2017 10:19



Baca juga dalam Kategori yang Sama:






©2008 - 2015 Direktorat Jenderal Pendidikan Islam - Kementerian Agama Republik Indonesia
Halaman ini diproses dalam waktu 0.002532 detik