Selasa, 30 Mei 2017






Kemenpora dan Kemeristekdikti Sepakat Kembangkan PSDKU Kampus Unpad Pangandaran

Foto

(KRJOGJA.com) Pangandaran - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersama Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir tiba di lokasi Bandar Udara Cijulang Nusawiru, Pangandaran, Jawa Barat, Senin (13/3/2017). Kedatangan Menpora dan Menristek Dikti dalam rangka penandatanganan MoU tentang penyelenggaraan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Unpad Pangandaran, Pengembangan Word Class Geopark di Pangandaran dan Pembangunan Aquatik Stadium di Jatinangor.

Kehadiran Menpora dan Menristekdikti disambut oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dengan pertunjukkan tarian tradisional Jawa Barat. Selama perjalanan dari Bandara Udara Cijulang Nusawiru ke Kampus Sementara Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Unpad Pangandaran, puluhan pelajar mulai tingkat SD hingga SMA di Kabupaten Pangandaran antusias menyambut kedatangan Menpora Imam Nahrawi dan Menristek Dikti Mohamad Nasir.

Menpora menyampaikan kehadiran kami di sini bersama Menristekdikti sangat bersyukur dan terima kasih atas penghormatan yang luar biasa. "Terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini. Kita di sini untuk menjalankan amanat Presiden agar semua kementerian dan lembaga tidak boleh jalan sendiri. Semua kementerian harus betul-betul bersinergi satu sama lain. Salah satu kerjasama Kemenpora adalah memberikan dukungan yang luar biasa bagi pengembangan olahraga Unpad lewat Aquatik Stadium. Meskipun Unpad belum ada Fakultas Olahraga, tapi pasti ada kaitannya dengan Fakultas Perikanan, Maritim dan Aquatik Stadium," ujar Menpora.

Hari ini, lanjutnya, kita datang untuk menyiapkan segalanya, termasuk hal besar bagaimana membangun dan memberikan kontribusi besar bagi peningkatan SDM. "Saya senang karena Gubernur Jawa barat betul-betul serius untuk menjadikan Jawa Barat sebagai simbol baru bagi kebangkitan olahraga nasional. Dan kami juga akan mendorong Pengandaran ini untuk melakukan kegiatan olahraga wisata agar banyak masyarakat datang ke Pengandaran ini," ujarnya.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan penandatanganan MoU ini merealisasikan untuk pengembangan SDM di Jawa Barat. "Kami sudah membicarakan ini tahun lalu bersama Gubernur Jawa Barat, ingin menyelesaikan tingkat APK Jawa barat yang masih rendah di perguruan tinggi sehingga kami kembangkan dengan nama Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Program ini kami akan dorong terus agar masyarakat di Jawa Barat bisa mengenyam pendidikan yang lebih baik," ucapnya.

"Kerjasama dengan Menpora berkaitan dengan pengembangan sarana olahraga untuk bidang aquatik yang sekaligus akan kami dorong pengembangan kedoktoran olahraga yang ada di Unpad agar bisa membantu tentang kesehatan, nutrisi dan segala yang berkaitan dengan olahraga," tambahnya.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berharap, kehadiran Unpad di Pangandaran dapat mendorong pembangunan di Pangandaran dan membawa Kabupaten Pangandaran sejajar dengen Kabupaten lainnya di Jawa Barat. Terkait, rencana pengembangan Geopark Pengandaran ada beberapa potensi seperti bentang alam, keragaman hayati, dan budaya di Kabupaten Pangandaran yang layak menjadi wilayah Geopark Global versi Unesco. Berdasarkan data dari Pusat Penelitian Geopark dan Kebencanaan Unpad terdiri dari 10 Kecamatan.

Sementara Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad mengatakan Unpad mulai menyelenggarakan kegiatan akedemik di Pangandaran pada tahun 2016/2017. Ada lima program studi yang di buka yakni Ilmu Komunikasi, Administrasi Bisnis, Perikanan, Peternakan dan Keperawatan. (*)

Diupload oleh : ra (-) | Kategori: Berita Koran Pendidikan | Tanggal: 17-03-2017 10:15



Baca juga dalam Kategori yang Sama:






©2008 - 2015 Direktorat Jenderal Pendidikan Islam - Kementerian Agama Republik Indonesia
Halaman ini diproses dalam waktu 0.001999 detik